Berpengaruh Besar, Inilah 5 Kerajaan Islam Paling Tua di Indonesia

Berpengaruh Besar, Inilah 5 Kerajaan Islam Paling Tua di Indonesia

Full Subject – Tingginya jumlah muslim di Indonesia tak lepas dari banyaknya kerajaan Islam yang pernah ada di Nusantara pada masa lampau. Tak heran kalau akhirnya kini Indonesia mendapat status sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di Bumi. Dari banyaknya kerajaan-kerajaan bernafaskan Islam itu, ditemukan pula berbagai peninggalan sejarah yang sangat bermakna.

Meskipun dulu Nusantara begitu dikenal karena kekuasaan Sriwijaya atau Majapahit yang sama-sama bercorak Hindu/Buddha, agama Islam perlahan masuk menjadi kekuatan baru. Dan dari banyaknya kerajaan, berikut ini lima di antaranya, kerajaan Islam di Nusantara paling tua yang memberikan pengaruh besar bagi roda sejarah bangsa Indonesia.

Kerajaan Perlak

Di saat kekuasaan Sriwijaya masih cukup kuat di Nusantara, Perlak muncul dengan dasar agama Islam yang sangat luhur. Sejarah mencatat kalau Perlak adalah kerajaan Islam tertua di Indonesia karena konon sudah berdiri sejak tahun 840 masehi. Kerajaan ini akhirnya bergabung dengan Samudra Pasai dan berakhir di tahun 1292. Lokasi kerajaan Perlak sendiri diyakini di Aceh bagian timur.

Kerajaan Ternate

Tak hanya di Sumatera dan Jawa, pengaruh agama Islam juga menyebar hingga pelosok Tanah Air. Yang cukup kuat tentunya adalah kerajaan Ternate yang ada di Maluku sana. Berdiri pada tahun 1257 dan bertahan hingga 1950 masehi adalah bukti kalau kerajaan Ternate sangatlah kuat. Ikut serta menjadi saksi bisu kemerdekaan Indonesia, kerajaan Ternate menerapkan hukum Islam secara total sejak abad ke-15.

Kerajaan Samudra Pasai

Samudra Pasai mungkin bisa dikenal sebagai kerajaan Islam di Sumatera yang paling populer. Kerajaan ini berdiri pada tahun 1267 masehi dengan pusat di Aceh Utara. Setelah kerajaan Perlak ikut tunduk, Samudra Pasai terus memperluas kekuasaannya hingga mampu bertahan sampai tahun 1521. Masuknya Islam secara resmi dan luas dimulai di Samudra Pasar pada abad ke-13 saat ditemukannya makam Sultan Malik as-Saleh.

Kerajaan Pagaruyung

Bicara soal agama Islam di pulau Sumatera tentu tak bisa dilepaskan dari Sumatera Barat. Bahkan di saat kerajaan Hindu-Buddha masih cukup berkuasa, masyarakat etnis Minang sudah memiliki aturannya sendiri dan akhirnya mendapat pengaruh kuat agama Islam. Tak heran kalau salah satu kerajaan tertua beragama Islam di Indonesia ditemukan di tanah Minang. Dan kerajaan itu adalah Pagaruyung yang berdiri tahun 1347.

Pengaruh Islam di Pagaruyung berkembang pada abad ke-16 melalui musafir dan guru-guru agama dari Aceh serta Malaka. Anda bisa melihat jejak kekuatan Pagaruyung dengan berkunjung ke Istano Basa yang ada di Batusangkar, kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Sayang karena Perang Padri, kerajaan Pagaruyung pun runtuh karena berada di dalam pengawasan kolonial Belanda pada tahun 1825.

Kerajaan Cirebon

Meskipun selama berabad-abad dikuasai oleh Majapahit, Islam pun masuk ke tanah Jawa. Tepatnya pada tahun 1430, kerajaan Cirebon muncul dan berlandaskan agama Islam. Berpusat di Jawa Barat, Cirebon pernah dipimpin oleh salah satu Wali Songo, para ulama penyebar Islam di Jawa yakni Sunan Gunung Jati pada 1479 masehi. Di bawah pemerintahan Sunan Gunung Jati, Islam tersebar ke seluruh wilayah Jawa Barat.

Melihat kelima ulasan kerajaan-kerajaan di atas, terbukti bahwa Islam tersebar di Indonesia karena beberapa kerajaan penting. Melalui kerajaan, Islam bercampur dengan masyarakat lokal setempat hingga akhirnya menjadi agama terbesar di Indonesia. Tak heran kalau akhirnya masih banyak peninggalan kerajaan Islam yang malah menjadi pusat destinasi wisata saat liburan untuk memainkan permainan Judi Poker hingga saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *