Inilah 5 Kerajaan Hindu Tertua Paling Terkenal di Indonesia

Inilah 5 Kerajaan Hindu Tertua Paling Terkenal di Indonesia

Full Subject – Semua sudah tahu bahwa kerajaan Hindu memiliki sumbangsih besar dalam peradaban masyarakat Nusantara. Sebelum agama Islam masuk dan bangsa Portugis datang, Nusantara terdiri dari berbagai kerajaan yang berkuasa silih berganti. Dari banyaknya era itu, Hindu diyakini sebagai agama pertama yang tiba di bumi Indonesia. Tak heran kalau kerajaan-kerajaan kuno memiliki corak Hindu.

Ada banyak sekali kerajaan Hindu di Indonesia. Namun mungkin hanya beberapa yang masuk kategori sangat terkenal dan berpengaruh. Disebut demikian karena memiliki banyak sekali peninggalan sejarah yang bisa dinikmati hingga saat ini. Jika Anda penasaran, maka berikut ini adalah lima kerajaan tertua yang pernah ada di Indonesia yang berdasarkan agama Hindu.

Kerajaan Kutai

Bisa dibilang kalau Kutai Martadipura adalah kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Diyakini sudah terbentuk sekitar abad ke-4, Kutai berpusat di hulu sungai Mahakam, Muara Kaman, Kalimantan Timur. Pendiri kerajaan Kutai adalah Maharaja Kudungga dengan gelar anumerta Dewawarman. Namun raja yang paling populer dan membawa Kutai ke kejayaan adalah Mulawarman, cucu dari Kudungga.

Ada cukup banyak peninggalan sejarah kerajaan Kutai. Beberapa di antaranya adalah arca-arca dari perunggu atau batu, tujuh yupa di sekitar Muara Kaman pada 1879 dan 1940 serta kalung China yang terbuat dari emas.

Kerajaan Tarumanegara

Jika Kutai adalah kerajaan tertua berdasar agama Hindu di Indonesia, maka kerajaan Hindu tertua di pulau Jawa disematkan kepada Tarumanegara. Berkuasa di wilayah barat Jawa pada abad ke-4 sampai ke-7 maheshi, Tarumanegara memegang teguh agama Hindu yang beraliran Wisnu. Setidaknya ada 12 raja yang memimpin Tarumanegara dengan Purnawarman sebagai raja yang paling dikenal dan sering disebutkan dalam Prasasti.

Kerajaan Medang

Seringkali disebut sebagai Mataram Kuno atau Mataram Hindu, pusat kerajaan ini ada di Tawa Tengah. Berdiri pada abad ke-8, kerajaan Medang pindah ke Jawa Timur pada abad ke-10. Sebelum runtuh pada awal abad ke-11, Medang memiliki banyak sekali peninggalan sejarah besar bagi Indonesia. Salah satunya adalah ketika Rakai Panangkaran berkuasa yang menjadi awal mulai Wangsa Syailendra.

Sejarah dunia mengetahui kalau Wangsa Syailendra-lah yang membangun dua candi terbesar di Indonesia yakni candi Borobudur dan candi Prambanan. Selain kedua candi itu, kerajaan Medang juga meninggalkan benda berserajah yakni candi Kalasan, Plaosan, Sewu, Mendut dan Ijo. Bukti betapa berpengaruhnya kerajaan Medang di pulau Jawa masa lampau dan ikut berperan serta menyebarkan agama Hindu di Nusantara.

Kerajaan Kediri

Terdapat di Jawa Timur, kerajaan yang berdiri antara tahun 1042-1222 ini juga kerap disebut dengan kerajaan Panjalu. Pusat kerajaan Panjalu adalah di kota Daha yang sekarang ada di sekitar kota Kediri. Setidaknya ada delapan raja yang memimpin Kediri, tapi yang paling dikenal adalah Prabu Jayabaya. Selain candi dan prasasti, peninggalan Kediri adalah sastra klasik seperti kitab Kakawin Bharatayudha, Krenayana dan Smaradhana.

Kerajaan Singosari

Seringkali ditulis dengan Singhasari, kerajaan ini berpusat di Jawa Timur. Didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222, diperkirakan kerajaan Singosari ada di daerah Singosari, Malang. Ada dua perbedaan para pemimpin Singosari yakni versi Pararaton yang dimulai oleh Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi dan versi Nagarakretagama yang berawal pada Rangga Rajasa Sang Girinathaputra.

Bagaimana? Ternyata agama Hindu pernah memiliki pengaruh dan penganut yang memainkan permainan Bandar Sakong sangat besar di Nusantara kan? Tak heran kalau akhirnya kini Hindu diakui sebagai salah satu agama utama di Indonesia. Semua ini tak lepas dari sumbangsih beberapa kerajan Hindu yang pernah berkuasa di Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *