Mengejutkan, Inilah 5 Kerajaan Islam Terbesar di Nusantara

Mengejutkan, Inilah 5 Kerajaan Islam Terbesar di Nusantara

Full Subject – Indonesia sudah pernah dikuasai oleh berbagai kerajaan Islam yang cukup besar memberikan pengaruh dalam peradaban Nusantara. Meskipun memang Sriwijaya dan Majapahit adalah kerajaan bercorak Hindu-Buddha yang termahsyur hingga kawasan Asia Tenggara, kerajaan-kerajaan muslim ini juga mampu meletakkan kekuasannya yang begitu disegani.

Dengan kekuatan perang yang sangat kuat, beberapa kerajaan Islam di Indonesia ini juga turut serta dalam melawan para penjajah. Sejarah mencatat kalau para pejuang muslim pun turut serta memerdekakan Indonesia. Meskipun saat ini kerajaan-kerajaan itu tinggal sejarah, Anda masih bisa melihat bekas-bekas kekuasaan mereka. Supaya tak bingung, inilah lima kerajaan beragama Islam terbesar yang ada di Tanah Air masa lampau.

Kesultanan Ternate

Kalau bicara mengenai kerajaan Islam tertua di Indonesia, tentu tak bisa lepas dari nama Samudra Pasai dan Ternate. Yap, kesultanan Ternate diyakni sudah berdiri sekitar abad ke-13 masehi di Maluku. Padahal saat itu di Maluku sudah berdiri cukup banyak kerajaan meskipun kesultanan Ternate muncul jadi yang termaju. Saat Islam masuk ke wilayah timur Indonesia pada abad ke-14, Ternate pun berubah jadi bernafaskan Islam.

Tingginya kekayaan alam Maluku membuat Portugis tertarik. Namun politik dagang memicu perseteruan hingga pengkhianatan yang berujung pada kematian sultan Ternate. Putra sang sultan yakni Baabullah mengobarkan perang pada 1570-1574 yang berhasil menang. Portugis pun terusir dan Ternate mencapai puncak kejayaan berabad-abad lamanya sebelum akhirnya Indonesia merdeka dan tunduk pada Nusantara.

Kesultanan Aceh

Pada abad ke-16 setelah kerajaan Malaka ditaklukkan Portugis, kesultanan Aceh muncul sebagai salah satu kekuatan baru di selat Malaka. Adalah Sultan Iskandar Muda yang memimpin pada 1607-1636 membawa kejayaan bagi Aceh sebagai pusat perdagangan wilayah Asia Tenggara. Iskandar Muda melakukan penaklukan di wilayah Deli, Bintang, Kampar, Perak, Pariaman, Minang, Paham hingga Kedang.

Kesultanan Demak

Salah satu kerajaan Islam di Jawa yang begitu kuat adalah kesultanan Demak. Berdiri pada tahun 1500, Demak berkuasa di pesisir pantai utara Jawa. Sebelum menjadi kerajaan Islam, Demak adalah kadipaten kerajaan Majapahit. Setelah Islam masuk dan Majapahit runtuh, Demak menjadi basis utama penyebaran Islam di Tanah Air. Anda bisa melihat Masjid Agung Demak sebagai peninggalan Wali Songo, ulama penyebaran Islam di Jawa.

Kesultanan Banten

Jika Demak di bagian pesisir utara Jawa, maka kesultanan Banten berkuasa di daerah pesisir bagian barat Jawa. Pemimpin pertama mereka adalah Sultan Hasanuddin pada periode 1522-1570 yang kemudian digantikan putranya, Maulana Yusuf. Di tangan Maulana, Banten berhasil menaklukan kerajaan Padjadjaran. Namun masa kejayaan Banten dipimpin oleh Sultan Ageng Tirtayasa yang sanggup membangun armada ala Eropa.

Kesultanan Cirebon

Bukan hanya Demak, kesultanan Cirebon juga cukup besar dan memiliki pengaruh kuat dalam menyebarkan agama Islam di Jawa Barat. Awalnya Cirebon dulu adalah bagian dari Padjadjaran dengan Walangsungsang sebagai juru labuan bergelar Cakrabumi di Cirebon. Cukup kuat, Walangsugsang pun memproklamasikan kemerdekaan Cirebon hingga dirinya dan Nyai Rara Santang menunaikan ibadah haji ke Mekkah.

Melihat sejarah yang ada, kerajaan-kerajaan masa lalu bernafaskan Islam ini memang ikut memberikan perkembangan pada roda sejarah bangsa. Meskipun kini semuanya sudah tunduk di bawah pemerintah Indonesia, tetap saja apa yang sudah diraih itu wajib untuk dipelajarai. Berbagai kerajaan Islam ini membuktikan kalau telah sejak lama, masyarakat Indonesia dapat memenangkan permainan Domino 99 untuk meraih kesejahteraan tanpa meninggalkan aturan agama yang dianut.